![]() |
| Psikologi Trading - Filosofi Roda |
Baca atau download artikel ini dalam format PDF : Download PDF
Ada filosofi mengatakan: "Hidup itu seperti Roda yang berputar", tidak selamanya seseorang akan terus berada diatas begitu pula sebaliknya. Filosofi tersebut sering terjadi pada kehidupan seorang trader yang jatuh bangun di dunia trading.
Seberapa banyak duit yang kita habiskan untuk trading? Seberapa banyak duit yang kita hasilkan dari bisnis trading? Dua pertanyaan itu mungkin sering ditanyakan kerabat, saudara, orang tua, dan bahkan pasangan kita. Ketika profit kita mungkin bisa dengan gampang menjawabnya.
Mungkin ada diantara kita yang pernah frustasi ketika mengalami kerugian dan tidak banyak yang bertahan untuk terus menjalankan bisnis ini. kalau kita bisa bertahan dan berpikiran positif maka kami salut dengan mental kita.
Kunci kesuksesan dalam setiap bisnis adalah kesabaran dan berani menerima resiko. Ingat, 'berani menerima resiko' disini berarti berani menerima resiko kerugian sesuai dengan yang kita 'tetapkan'. Fakta mengatakan bahwasanya 80% trader yang kalah di bisnis ini karena melupakan komitmen tersebut.
Filosofi Roda Dalam Dunia Trading
Kembali lagi ke topik, Filosofi Roda Kehidupan seorang trader. Sangat mustahil kalau ada trader yang mengatakan bahwasanya dia selalu profit dan tidak pernah loss sama sekali. Dalam sejarah, tidak ada yang bisa memprediksi pergerakan harga pasar dengan akurat dan konsisten! kalau ada, maka orang itu bisa menjadi orang terkaya di dunia. Tapi sayangnya tidak ada yang bisa melakukan itu.Berikut ini merupakan beberapa poin yang bisa merubah konsep dan mindset yang salah mengenai bisnis trading ini:
- Hilangkan mindset kita yang berpikir bahwasanya semakin banyak trading (open position) semakin banyak pula pelduit profit yang bisa terjadi. Ingat, di bisnis ini pelduit profit dan loss memiliki presentase yang sebanding. Jangan terlalu rakus memikirkan keuntungannya saja.
- Tetap konsisten dengan limit yang telah ditentukan pada trading plan. kalau sejak awal kita telah menentukan limit open posisi sebanyak 2 kali maka jangan pernah mengambil lebih banyak dari itu. kita juga harus konsisten dengan jumlah limit TP (Take Profit) dan SL (Stop Loss) yang dipasang pada tiap entry point. Baca: Cara Memasang Entry Point
- Trading itu bukan hanya sekedar mengikuti Trend Bullish ataupun Bearish. kita harus bisa beradaptasi dengan keadaan pasar yang sangat ekstrim. kita harus bisa melihat segala kemungkinan yang akan terjadi. Baca: Psikologi Trading: Tiru Karakter Bunglon
- Jangan hanya fokus pada duit, duit dan duit. kita harus menikmati proses yang terjadi dalam trading. Tidak ada yang instan dalam bisnis ini. kita harus punya tujuan dalam trading, bukan hanya dari segi duit. kita harus tahu duit tersebut akan digunakan untuk apa. Banyak aspek yang bisa kita jadikan untuk memotivasi aktifitas trading kita. Bahkan kita bisa berpikiran "dermawan" seperti Om Heru. 10 persen keuntungan dari tiap transaksi yang dilakukan dianggarkan untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan.
Nah, kami rasa ke-4 poin diatas cukup memotivasi kita untuk tetap positif dan bertahan di bisnis ini.
Siapa saja yang bisa menerapkan isi dalam artikel ini?
- Artikel ini bisa diterapkan untuk semua trader yang menggeluti trading forex, emas, saham, minyak, dll.
Belajar Trading Bersama Kami
Topik Forex memiliki program konsultasi gratis mengenai perdagangan emas secara online di bursa berjangka. Untuk info lengkap silahkan hubungi nomor berikut: Telp/SMS/WA: 0852-3777-7474
Pin BB: 751F958D
Untuk kontak email kami, silahkan menuju halaman ini: Konsultasi Trading
Note: Tujuan penulisan artikel ini bukan bermaksud menggurui kita. Mohon dijadikan sebagai bahan pertimbangan atau referensi untuk tujuan pembelajaran kita.
LATIHAN AKUN SIMULASI
Sekedar informasi tambahan, bagi yang ingin mencoba trading menggunakan akun simulasi dari broker forex terpercaya, silahkan coba akun demonya disini: AKUN SIMULASI LATIHAN.
Oleh: Steve Kandio (Admin TopikForex) - WA: 0852-3777-7474
Profil FB: Steve Kandio
FanPage: TopikForex


Tidak ada komentar:
Posting Komentar